Gadneh's Blog

Syarat Beriman Saling Mencintai

MENJAWAB TUDUHAN : QURBAN ADALAH SESAJEN

PERBEDAAN PENYEMBELIHAN QURBAN DAN PENYEMBELIHAN UNTUK ARWAH (SESAJEN)

Maaf, jika ada sebagian non muslim yang salah beranggapan, bahwa Qurban itu sama seperti Penyembelihan Untuk Sesajen atau Arwah, atau untuk Nenek Moyang dll.
Seperti yang mereka kerjakan (RITUAL MEREKA) bahkan mereka anggap Ummat Islam MENIRU Ritual mereka hehehe ..

INI JELAS KELIRU atau PEMAHAMAN MEREKA YANG KELIRU DAN TIDAK BERDASAR.

Berikut penjelasan singkat saya:

Tujuan Qurban “tidak sama” dengan Persembahan Arwah (Kasodo, Ritual Untuk Laut dll), Qurban itu BUKAN menyembelih seekor Unta (Hewan Qurban Lainnya) dengan tujuan agar darahnya sampai pada Tuhan (Allah Azza Wajalla; ISLAM)

Tata Cara penyembelihan diatur oleh Syariat Islam. Penyembelihan di lakukan atas nama Allah semata (bukan atas nama lainnya) dan MENYAKINI BAHWA TAK ADA SETETES DARAH HEWAN QURBAN yang akan sampai pada Allah Azza Wajalla. AKAN TETAPI Tidak lain Hanya Untuk MENCAPAI KETAQWAAN bagi setia umat islam (Muslim / Muslimah) yang melaksanakan Qurban.

Seperti yang telah di Firmankan Allah :

“Daging-daging unta (hewan Qurban) dan DARAHNYA itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya…..” (Al Hajj: 37)

Justru di dalamnya di ajarkan TAUHID dan bukan di ajarkan KESYIRIKAN (Menyekutukan Allah dengan selainnya)

Seperti juga WAJIBNYA BERPUASA adalah semata – mata “kami Umat Islam ini mencari Ketakwaan” -(KeridhaanNya)- bukan karena lainnya.

Demi Allah, Ajaran Islam ini TELAH SEMPURNA dan SEMUA TELAH DIATUR DENGAN INDAH.
Pelajarilah AGAMA ISLAM INI wahai kalian yang Non Muslim dimanapun kalian berada. Agar tidak ada lagi Prasangka (tuduhan) yang dimana ISLAM SENDIRI JAUH-JAUH HARI TELAH MENJAWABNYA (DI DALAM ALQURAN)

Wallahua’lam Bishawab..
Singaraja, 4 Dzulhijjah 1438 H
Penulis : MFG (Abu Hasby)

Iklan

26 Agustus 2017 Posted by | Dunia Islam | Tinggalkan komentar

BIKIN KAGET ; KONTRIBUSI SAUDI KEPADA PALESTINA SELAMA INI

Banyak daru kita yang tidak tau

قدمت المملكة الدعم المادي والمعنوي للسلطةالفلسطينية والشعب الفلسطيني منذ بدأت القضية الفلسطينية. قدمت المملكة تبرعاً سخياً في مؤتمر القمة العربية في الخرطوم عام 1967م، كما التزمت المملكة فـي قمة بغداد عام 1978م بتقديم دعـم مالي سنوي للفلسطينيين قدرة مليار وسبعة وتسعين مليوناً وثلاثمائة ألف دولا ، وذلك لمدة عشر سنوات (من عام 1979موحتى عام 1989م).

Kerajaan Saudi Arabia (KSA) telah memberikan dukungan moral dan materil kepada Pemerintah Palestina dan rakyat Palestina semenjak awal terjadinya krisis Palestina.

KSA telah memberikan bantuan dalam jumlah besar pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Arab yang diselenggarakan di Khartoum (Sudan) pada tahun 1967, demikian juga pada KTT Baghdad (Iraq) tahun 1978.

KSA berkomitmen untuk memberikan bantuan finansial tahunan pada Palestina dengan nilai US $ 1.097.300.000 (Satu miliar sembilan puluh tujuh juta tiga ratus ribu dolar Amerika atau setara dengan Rp 1.426,49 Triyun dengan kurs Rp. 13.000/$.

Coba bandingkan dengan pendapatan Negara Indonesia tahun 2017 sebesar Rp. 1.750.3 Triyun, ed.).

Bantuan ini untuk jangka waktu sepuluh tahun (dari tahun 1979 hingga 1989).

في قمة الجزائر الطارئة عام 1987م قررت المملكة تخصيص دعم شهري للانتفاضة الفلسطينية مقداره 6 مليون دولار كما قدمت المملكة في الانتفاضة الأولى عام 1987م تبرعاً نقدياً لصندوق الانتفاضة الفلسطيني بمبلغ مليون وأربعمائة وثلاثة وثلاثون ألف دولار، وقدمت مبلغ مليوني دولار للصليب الأحمر الدولي لشراء أدوية ومعدات طبية وأغذية للفلسطينيين.

Pada KTT Luar Biasa yang diselenggarakan di Aljazair pada tahun 1987, KSA telah memutuskan untuk mengalokasikan bantuan bulanan sebesar US $ 6 juta (atau setara dengan Rp. 78 miliar ed) untuk gerakan intifadla Palestina.

KSA juga telah memberikan bantuan keuangan pada gerakan intifadlah Palestina dengan total senilai US $ 1.433.000 (atau setara dengan Rp. 18,76 Miliar ed).

Di samping itu kerajaan jika telah memberikan US $ 2 juta (atau setara dengan Rp. 26 miliar) pada Palang Merah Internasional untuk pembelian obat-obatan, peralatan medis, dan makanan untuk Palestina.

تعهدت المملكة بتمويل برنامج إنمائي عن طريق الصندوق السعودي للتنمية بلغ حجمـه ثلاثمئة مليون دولار يهتم بقطاعات الصحة والتعليم والإسكان تم الإعلان عنه في مؤتمرات الدول المانحة خلال الأعوام 94 – 95 – 97 – 1999م. بالإضافة إلى الإعفاءات الجمركية للسلع والمنتجات الفلسطينية.

KSA berkomitmen untuk membiayai program pembangunan melalui Dana Pembangunan Saudi hingga mencapai US $ 300 juta (atau setara dengan Rp. 3.9 trilyun ed) yang disalurkan pada sektor kesehatan, pendidikan dan perumahan.

Hal itu diungkapkan pada saat Konferensi Negara-Negara donor di tahun 1994,95, 97 dan 99 M.

Selain itu ada juga pembebasan bea cukai untuk berbagai komoditas dan produk Palestina.

وقد أوفت المملكة بكامل مساهماتها المقررة حسب قمة بيروت مارس 2002م لدعم ميزانية السلطة الفلسطينية، وما أكدت علية قمـة شرم الشيخ مارس 2003م بتجديد الالتزام العربي بهذا الدعم، حيث قامت بتحويل كامل الالتزام وقدرة 184,8 مليون دولار للفترة من 2002م ـ 2004م.

KSA telah memberikan kontribusi secara penuh pada KTT Beirut, bulan Maret 2002 untuk memberikan bantuan anggaran bagi Pemerintah Palestina.

KTT di Sharm el-Sheikh pada bulan Maret 2003 menegaskan kembali komitmen negara Arab untuk memberikan bantuan ini, di mana negara tersebut merealisasikan komitmennya secara penuh dengan bantuan senilai US $ 184.800.000 (atau setara dengan Rp. 2.397.200.000.000 ed) untuk periode 2002 sampai dengan 2004.

كما أوفت بكامل التزاماتها المقررة حسب قمة تونس مايو 2004م الخاصة باستمرار وصول الدعم المالي لموازنة السلطة الفلسطينية لستة أشهر تبدأ من أبريل حتى نهاية سبتمبر 2004م، حيث قامت بتحويل كامل المبلغ وقدرة 46،2 مليون دولار.wa

Demikian juga pada KTT di Tunisia pada bulan Mei 2004. KSA telah melaksanakan komitmen yang disepakati secara penuh. Terutama dengan terus menyalurkan bantuan keuangan untuk memenuhi kebutuhan anggaran Pemerintah Palestina selama enam bulan mulai bulan April hingga akhir September 2004. Besar bantuan yang disepakati senilai US $ 46.200.000 (atau setara dengan Rp. 600.600.000.000).

بادرت المملكة في مؤتمر القمة العربي في القاهرة 2000م باقتراح إنشاء صندوقين باسم صندوق “لأقصى وصندوق انتفاضة القدس برأسمال قدره مليار دولار وتبرعت بمبلـغ 200 مليون دولار لصندوق الأقصى الذي يبلغ رأسماله 800 مليون دولار، وتبرعت بمبلغ 50 مليون دولار لصندوق انتفاضة القدس الذي يبلغ رأسماله 200 مليون دولار.

Pada KTT Kairo 2000, KSA juga memprakarsai pembukaan rekening dana bantuan atas nama “Dana untuk Al Aqsha dan Intifadlah Al Quds” dengan dana senilai US $ 1 miliar (atau setara dengan Rp. 130 trilyun) dan menyumbangkan US $ 200 juta (atau setara dengan Rp. 2.6 triyun ed.) pada Dana Bantuan Al Aqsha yang dananya telah mencapai US $ 800 juta (atau setara dengan Rp. 10.4 Triyun ed).

KSA juga menyumbangkan US $ 50 juta (atau setara dengan Rp. 65 miliar ed) pada rekening intifadlah Al Quds yang jumlah dananya telah mencapai US $ 200 juta (Rp. 2.6 Triyun)

كما اهتمت حكومة المملكة بمشكلة اللاجئين الفلسطينيين ، حيث قدمت المساعدات الإنسانية للاجئين الفلسطينيين مباشرة أو عن طريق الوكالات والمنظمات الدولية التي تعني بشئون اللاجئين مثل الأنرو ، ومنظمة اليونسكو، والصندوق العربي للإنماء الاقتصادي والاجتماعي والبنك الدولي، والبنك الإسلامي، كما أن المملكة منتظمة في دفع حصتها المقررة لوكالة الأمم المتحدة لإغاثة وتشغيل اللاجئـين الفلسطيني الأنروا المتمثلـة في مساهماتها السنوية البالغة مليون ومائتين ألف دولار لميزانية الوكالة، وقدمت لها تبرعات استثنائية بلغت حوالي ستون مليون وأربعمائة ألف دولار، لتغطية العجز في ميزانيتها وتنفيذ برامجـها الخاصة بالفلسطينيين.[1]

Pemerintah KSA juga mencurahkan perhatian pada masalah pengungsi Palestina, dengan memberikan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Palestina baik secara langsung maupun melalui lembaga internasional atau organisasi yang terkait dengan urusan pengungsi, seperti UNRWA (The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East), dan UNESCO (The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization), Dana Arab untuk pembangunan ekonomi dan sosial, Bank Dunia, dan Bank Islam.

KSA juga memberikan bantuan rutin tahunan pada badan PBB yang mengurusi pengungsi Palestina, UNRWA sebesar US $ 1.200.000 (Rp. 15.6 Miliar) untuk memenuhi kebutuhan anggaran badan dunia itu.

Di samping itu Kerajaan juga memberikan bantuan senilai sekitar US $ 6.400.000 (Rp. 83.2 miliar) untuk menutupi defisit anggaran badan dunia itu dalam melaksanakan program-program khusus terkait masalah Palestina.

🌐 Sumber : http://www.palestineembassy.org.sa/Ar_saudi.htm

✍🏻 Dialihbahasakan oleh Abû Azizah al-Atsari
🔍Dikoreksi oleh Abû Salmâ Muhammad

24 Juli 2017 Posted by | Dunia Islam | Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: